
Anda yang sudah membaca buku “Eat, Pray, love” karya Elizabeth Gilbert pasti pernah mendengar istilah “I’ll Be Far Niente” yang diterjemahkan sebagai “The Beauty of Doing Nothing.” Filosofi khas Italia ini mengajarkan kita untuk menempatkan waktu bersantai sebagai tujuan akhir dari pekerjaan kita. Inilah resep rahasia orang Italia dalam menikmati hidupnya. Menanggapi hal ini, Psikolog Roslina Verauli mengatakan, “The beauty of doing nothing doesn’t mean you have to do nothing at all.” Anda masih bisa menikmati khasiatnya dengan melakukan aktivitas berirama rendah atau relaksasi.
Me, myself and I

Sempatkan diri untuk meluangkan waktu melakukan aktivitas berirama rendah dari sekedar menikmati ritual minum teh, membaca buku sebelum tidur, jalan santai atau jogging tanpa target. Apapun kegiatannya, it’s all about you and yourself. Ritual semacam ini menjadi kesempatan Anda untuk mencermati apa yang sudah dicapai hari ini. Dengan begitu, Anda dapat mere-evaluasi dan mengintrospeksi bagian mana yang harus diperbaiki dan ditingkatkan untuk hari-hari selanjutnya. Waktu luang semacam ini juga dapat membantu kita berkonsentrasi lebih baik terhadap apa yang kita kerjakan. Setelah tiba saatnya kembali di depan layar komputer, pikiran pun semakin jernih dan siap bekerja kembali!
DIY relaxation

Ada macam-macam teknik relaksasi, namun inti dari semua teknik adalah Anda berhasil membuat diri sendiri berada dalam situasi tenang dan tidak menggunakan pikiran untuk untuk berpikir. Teknik paling sederhana yang dapat dipakai yaitu dengan duduk dalam posisi nyaman, atur napas secara teratur, rasakan seluruh bagian tubuh Anda rileks dan rasakan setiap tarikan napas dalam-dalam. Anda dapat berimajinasi secara visual atau mencium aroma tertentu untuk membantu menciptakan situasi nyaman. Dalam keadaan santai, Anda dapat mengevaluasi gol jangka pendek maupun tujuan hidup secara umum.
So, enjoy yourself while you can!
