My Blog

Just another WordPress.com weblog

About My Blog

My Life is as warm, simple and rich as Starbuck Black Coffee

Blog ini dimulai dgn diinspirasikan film “One Week” oleh Ben Tylor. Dalam film ini dikisahkan seorang pemuda, bernama Ben Taylor, meski merasa dalam kondisi tubuh yg sehat didiagnosa oleh dokter bahwa ia menderita kanker dan telah memasuki stadium akhir.

Seharusnya ia segera menjalani perawatan secara khusus dengan harapan bisa sembuh sekalipun kemungkinannya sangat kecil. Sebaliknya, ia malah pergi melakukan perjalanan dgn sepeda motor-nya ke arah barat. Petunjuk ke arah barat ini diinspirasikan dari cup kopi yg sedang diminumnya, tertulis “pergilah ke arah barat” pada lekukan bibir cangkir kopi yg sedang diminumnya. Cukup menarik, ia melakukan perjalanan ke arah barat. Arahnya ia tahu, tapi tujuannya kemana ia tidak tahu.

Dalam perjalanan ini ia banyak bertemu teman baru, merenungkan kembali rencana pertunangannya dan mimpinya sebagai penulis, mengalami kecelakaan yg hampir menewaskan, belajar menghargai kehidupan dan menemukan makna hidup ini.

Jadi pertanyaannya selalu menjadi apa yg akan kau lakukan jika kau hanya punya waktu satu hari? Satu minggu? Atau satu bulan untuk hidup? Kehidupan apa yg akan kau pilih? Rahasia apa yg akan kau katakan? Group band apa yg akan kau lihat? Kepada siapa kau akan menyatakan cinta? Harapan apa yg akan kau penuhi? Tempat mana yg bagus untuk minum kopi? Buku apa yg akan kau tulis?

Ketika melihat film ini, saya larut dalam suasana penuh makna dan inspirasi. Dan di atas segalanya, saya merasa hidup saya begitu ringan dan simple. Saya mulai melihat hidup ini dengan cara yang berbeda. Saya melihat hidup ini lebih sederhana.

Seandainya hanya hanya punya waktu satu tahun lagi, sudah tentu saya tak akan menyia-nyiakan hidup saya untuk hal-hal yg tidak penting. Saya akan fokus pada apa yg disebut Stephen Covey – dalam The 8th Habits – “Wildly Important Goals” (WIGs) saya.

Yang menarik, begitu kita memiliki fokus yang jelas, dunia akan terlihat sangat sederhana dan jernih. Begitu menemukan WIGs, saya dapat menguraikan benang kusut setiap masalah yg saya alami dan menemukan esensi masalah yg sebenarnya. Sebagaimana inilah yg disebut dengan simplicity atau membuat jadi sederhana.

We are not physical beings living a spiritual life, but spiritual beings living a physical life. Kita bukanlah makhluk fisik yang menjalani kehidupan spiritual. Kita justru adalah makhluk spiritual yang menjalani kehidupan fisik di dunia.

Orang “kaya” yang sebenarnya adalah mereka yang membutuhkan paling sedikit. Mereka sudah puas karena telah menemukan kekayaan berlimpah di dalam diri mereka sendiri.

5 Komentar»

  Helal Latif Faqih wrote @

wah…. the big boss finally is going down to blogger world !!!

welcome aboard sir !!!

share your thaught and knowledge with your way to the world….

waduh… sang maestro… dah rajin baca buku… canggih di dunia nyata… kombinasi yang sangat maut !!!! pengalaman dan pengetahuan !!!

bakal banyak belajar nech dari sang maestro…

  ahun wrote @

Trus gmn cara menemukan “Wildly Important Goals” (WIGs) kita, pak?? Di share dunk

  Kaufmann Achmad wrote @

Ini yang saya tunggu-tunggu Pak Surya..

Its Really Inspiring Blog..

Thax

  Nina Setiani wrote @

Ya pak bagaimana kita bisa menemukan wildly important goals kita – the essence of having “life” … share ke kita dunggg…

  Yoedhi Poetranto wrote @

Awalnya hanya sekedar memenuhi janji untuk buka blog ini…. sambil terkantuk-kantuk mbaca beberapa tulisan… mak pleng.. ilang ngantuke ganti rasa penasaran baca..

Pak Lie.. inspiratif banget ojo berhenti nulis yo.. tak tunggu ilmu e untuk di tularno..

warm rgards,

AYP


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.